Bodo/Glimt menorehkan salah satu kejutan terbesar Liga Champions musim ini dengan mengalahkan Inter Milan 3-1 di leg pertama babak play-off, Rabu lalu. Tim underdog asal Norwegia ini menunjukkan performa luar biasa melawan tim papan atas Serie A tersebut.

Inter Milan, runner-up Liga Champions musim lalu, datang dengan ambisi meraih kemenangan ketujuh berturut-turut di semua kompetisi. Namun, mereka tertinggal lebih dulu pada menit ke-20 melalui gol Sondre Brunstad Fet, yang memanfaatkan peluang dengan penyelesaian apik.
Meskipun striker Inter, Pio Esposito, berhasil menyamakan kedudukan 10 menit kemudian, Bodo/Glimt kembali mengambil kendali pertandingan. Dua gol beruntun di babak kedua memastikan kemenangan mengejutkan tim Norwegia ini, membuat Inter berada dalam posisi sulit menjelang leg kedua.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Gol-Gol Penentu Bodo/Glimt
Gol kedua Bodo/Glimt lahir dari kerja sama cepat dan assist tanpa egois. Kasper Hogh mengoper bola kepada Jens Petter Hauge, yang melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang pada menit ke-61. Selebrasi Hauge yang melompat menendang bendera sudut menunjukkan kegembiraannya setelah mencetak gol penting tersebut.
Hauge, yang pernah bermain singkat di Serie A bersama AC Milan, mengaku bangga bisa memberikan kontribusi bagi tim. Ia menyebut kerja sama tim yang solid membuat segalanya menjadi lebih mudah, baik dalam memberikan assist maupun mencetak gol.
Gol ketiga Bodo/Glimt terjadi tiga menit kemudian, ketika Hogh mencetak gol setelah menerima umpan dari Ole Didrik Blomberg. Gol ini semakin memperkuat posisi Bodo/Glimt, sekaligus membuat Inter Milan menghadapi tekanan besar menjelang leg kedua.
Baca Juga: Emil Audero Catatkan Saves Terbanyak di Serie A 2025 2026
Bodo/Glimt, Tim Norwegia yang Menanjak

Bodo/Glimt menjadi sorotan karena prestasinya menyingkirkan tim-tim besar sebelumnya, termasuk Manchester City di kandang dan Atletico Madrid di tandang. Tim ini berlokasi di utara Lingkaran Arktik, menjadikannya klub paling utara dalam sejarah Liga Champions.
Keberhasilan Bodo/Glimt menyingkirkan raksasa Eropa membuktikan bahwa tim underdog tetap bisa bersaing dengan klub-klub elit. Kerja sama tim yang solid, kecepatan umpan, dan ketangguhan fisik menjadi kunci keberhasilan mereka.
Kemenangan ini juga menunjukkan kualitas pemain-pemain seperti Hauge dan Hogh yang mampu tampil impresif di level tertinggi, sekaligus memberi motivasi tambahan bagi pemain muda Bodo/Glimt untuk terus berkembang di kompetisi Eropa.
Tantangan Inter Milan di Leg Kedua
Leg kedua akan digelar Rabu depan, dan Inter Milan menghadapi ujian berat untuk membalikkan keadaan. Hasil leg pertama membuat mereka harus menang dengan selisih minimal dua gol di kandang agar bisa melaju ke babak selanjutnya.
Gelandang Inter, Petar Sucic, menegaskan bahwa meski hasilnya mengecewakan, tim tetap harus tenang dan percaya diri. Fokus pada strategi dan disiplin di lapangan akan menjadi kunci untuk meraih kemenangan di kandang sendiri.
Leg kedua diprediksi akan menjadi laga yang ketat dan penuh tekanan. Inter Milan perlu menampilkan performa terbaiknya, sementara Bodo/Glimt akan berusaha mempertahankan keunggulan dan menulis sejarah baru sebagai tim Norwegia yang menyingkirkan salah satu raksasa Eropa. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goallintravel.com.
