Mantan striker Liverpool, Darwin Nunez, kini menghadapi tantangan besar di kariernya setelah mengalami penurunan posisi di Al-Hilal. Sejak didatangkan dari Liverpool dengan harga lebih dari 50 juta pound setahun lalu, Nunez sempat menjadi penyerang utama klub Saudi tersebut menjelang Natal.

Penampilannya yang menjanjikan awalnya membuat Nunez dipercaya sebagai ujung tombak Al-Hilal. Ia menunjukkan kemampuan mencetak gol dan bekerja sama dengan lini tengah untuk membangun serangan. Banyak penggemar berharap Nunez bisa menjadi ikon baru di klub Arab Saudi itu.
Namun, perubahan situasi cepat terjadi setelah manajemen klub mendatangkan pemain bintang baru. Kehadiran pemain asing dengan reputasi tinggi membuat posisi Nunez mulai terancam.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kedatangan Benzema Jadi Pemicu Perubahan
Kedatangan Karim Benzema dari Al-Ittihad menjadi titik balik bagi Nunez. Kehadiran striker kelas dunia tersebut membuat Al-Hilal harus menyesuaikan komposisi tim. Nunez pun harus memberi jalan agar skuad tetap memenuhi regulasi pemain asing.
Benzema, dengan pengalaman panjang di Eropa, dianggap mampu memberikan kontribusi langsung bagi tim. Hal ini membuat Nunez dicoret dari daftar pemain Liga Pro Saudi. Meskipun hal ini mengejutkan, klub menegaskan keputusan ini diambil demi strategi tim jangka panjang.
Situasi ini menjadi tantangan mental dan profesional bagi Nunez. Ia harus tetap fokus dan mencari cara agar tetap relevan di tim, meski kesempatan bermain terbatas.
Baca Juga: Manuel Locatelli Jadi Target Utama Manchester United
Batasan Bermain di Kompetisi Lain

Dengan dicoretnya dari Liga Pro Saudi, Nunez hanya diperbolehkan bermain di Liga Champions Asia untuk sisa musim ini. Artinya, kesempatan tampil reguler di liga domestik sudah tertutup untuk sementara.
Kondisi ini memberi tekanan bagi Nunez untuk tampil maksimal setiap kali diberi kesempatan di kompetisi kontinental. Tim medis dan staf pelatih diharapkan membantu menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima.
Meskipun jumlah laga berkurang, Nunez masih bisa menunjukkan kualitasnya di level Asia. Performa baik di Liga Champions Asia bisa menjadi modal penting untuk membangun kembali posisi dan reputasinya di Al-Hilal.
Harapan dan Strategi Masa Depan
Meski tersisih sementara, Nunez masih memiliki peluang untuk bangkit. Manajemen dan pelatih Al-Hilal dapat melihat performa terbaiknya di Liga Champions Asia sebagai bahan evaluasi untuk musim depan.
Pemain Uruguay ini diharapkan tetap fokus dan menjaga profesionalismenya. Adaptasi dengan peran baru dan kerja keras di latihan menjadi kunci agar ia bisa kembali bersaing memperebutkan posisi starter di tim.
Bagi penggemar, kondisi ini menjadi pengingat bahwa karier pesepakbola penuh dinamika. Nunez harus memanfaatkan setiap peluang untuk membuktikan kualitasnya, baik di level domestik maupun kontinental, agar tetap menjadi pemain penting di masa depan. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goallintravel.com.
